"Pikiran-pikiran kemajemukan, pluralisme dari Gus Dur selalu menjadi ingatan dan menjadi contoh ketauladanan bagaimana membina bangsa ini," ujar JK dalam sambutannya di peringatan Haul Gus Dur di ponpes Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/12/2015).
Pada kesempatan itu, JK menyampaikan perasaan bahagianya karena pernah membantu Gus Dur dalam pemerintahan beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu apa yang dipikirkan dan dijalankan oleh Gus Dur adalah mengimplementasikan pikiran-pikiran yang melekatkan bangsa ini
karena walaupun pikiran itu ada tanpa implementasi tanpa pelaksanaan tentulah mempunyai manfaat yang tidak besar," terangnya.
"Di situlah letak yang selalu kita ingin memperingati dan tentu mengamalkan ajaran-ajaran daripada Gus Dur. Di tengah-tengah ketidaksempurnaan beliau, tapi pikiran-pikiran beliau selalu sempurna," sambungnya.
Bangsa yang besar dapat berjalan jika semua pihak dapat bersatu dan saling menghormati satu sama lain. Gus Dur dianggap selalu berpikiran untuk semua orang.
"Tidak melihat kepada manfaat untuk diri sendiri. Itu yang selalu jadi tindakan dan fikiran dari almarhum," jelasnya. (fiq/Hbb)











































