"Estimasi akan terjadi lonjakan angkutan Natal dan tahun baru dari tahun 2014 sekitar 17,76 persen," kata Dirjen Perhubungan Darat Djoko Sasono, dalam jumpa pers di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Sabtu (26/12/2015) malam.
Dibanding tahun lalu, angkutan jalan meningkat 5,78 persen, sungai dan penyeberangan meningkat 42 persen, kereta api 0,6 persen, angkutan laut 2 persen. Serta angkutan udara yang naik paling signifikan yaitu 55,7 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angkutan penyeberangan yang dicadangkan ada 196 kapal, lokomotif dan gerbong kereta api cadangan ada 408, serta angkutan laut yang menjadi cadangan ada 1265 kapal.
"Peningkatan kemacetan salah satunya karena ada perbaikan-perbaikan infrastruktur terutama jalan tol yang bisa menghubungkan ujung jawa barat dan jawa tengah," jelas Djoko.
Usai konferensi pers itu, Djoko menyatakan mengundurkan diri sebagai Dirjen Perhubungan Darat. Dia merasa gagal menangani kemacetan parah yang terjadi saat libur Natal. (rna/Hbb)
