Demi tugas mulia menyelamatkan penumpang KM Marina yang terbawa arus laut, anggota tim SAR rela mempertaruhkan nyawanya sendiri. Saat dihadang ombak yang tingginya mencapai 5 meter, tim SAR terpaksa harus menumpang perahu nelayan setempat.
"Kadang-kadang kalau kami tidak bisa tembus karena ombak tinggi. Yang tidak bisa dijangkau menggunakan perahu karet, kami terpaksa menumpang perahu nelayan setempat. Mereka juga turut membantu kami mencari korban yang hilang," ujar humas Basarnas Makassar Hamsidar saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/12/2015).
![]() |
Hamsidar menuturkan, hingga kini timnya masih bersiaga di sekitar Pelabuhan Siwa, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan, meskipun operasi pencarian kini dipusatkan di perairan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Dalam proses pencarian korban KM Marina, lanjut Hamsidar, melibatkan 318 personel dari Basarnas, Pemda setempat, TNI-Polri dan potensi SAR lainnya.
Berdasarkan data penumpang KM Marina Baru 2B berjenis kapal cepat berbahan fiber jumlah penumpang 118 orang. Dengan ditemukannya 104 penumpang, maka tersisa 14 penumpang yang dicari di perairan Teluk Bone. KM Marina ini karam di perairan Teluk Bone, sekitar pukul 13.00 Wita, Sabtu (19/12), dari rute Pelabuhan Lasusua, Kab. Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, menuju Pelabuhan Siwa, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan (mna/try)












































