Pembangunan Infrastruktur Jalan Juga Jadi Penyebab Macet Libur Natal

Pembangunan Infrastruktur Jalan Juga Jadi Penyebab Macet Libur Natal

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 26 Des 2015 09:33 WIB
Pembangunan Infrastruktur Jalan Juga Jadi Penyebab Macet Libur Natal
Ilustrasi (Foto: Agus Setyanto/pasangmata.com)
Jakarta - Rangkaian libur Hari Maulid Nabi, Natal, dan akhir pekan di penghujung 2015 ini diawali dengan macet parah di jalur-jalur ke luar Jakarta. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menganggap hal itu normal saja.

"Setiap musim liburan akan ditandai dengan peningkatan volume lalu lintas, dan tentu ini wajar," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Djoko Sasono kepada detikcom, Sabtu (26/12/2015).

Beberapa faktor disebutkan Djoko menyebabkan lonjakan pengguna jalan pada libur panjang ini. Pertama, dia memaparkan, adanya perbaikan infrastruktur terutama jalan tol yang memungkinkan orang dari Sumatera bisa langsung ke Jawa Tengah. Kedua, beragamnya sarana transportasi. Ketiga, pola sebaran liburan akhir tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehingga penggunaan tol menjadi lebih tinggi," kata dia.

Semua itu membikin orang memutuskan menempuh perjalanan jauh. Akhirnya, macet terjadi di ruas-ruas tol seperti yang terjadi sehari kemarin.

"Banyak kemungkinan yang mendukung lonjakan lalu lintas sehingga meningkatkan volume lalu lintas pada tahun ini," kata Djoko.

Dia mengatakan Kemenhub telah melakukan langkah antisipasi rutin seperti liburan tahun sebelumnya. Kemenhub disebutnya telah mempersiapkan kebutuhan armada angkutan umum dan mengadakan posko pemantauan untuk semua moda.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan ada beberapa penyebab kemacetan di jalan tol, salah satunya adalah lamanya transaksi di pintu keluar tol. Selain itu banyaknya volume kendaraan juga ikut menyumbang kemacetan panjang.

"Pintu keluar masuk itu cukup membuat penghambatan, overload jumlah kendaraan. Kedua, perlambatan bayar pintu tol, juga istirahat di rest area dan bahu jalan, jadi macet," kata Tito menjawab pertanyaan wartawan di markas Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (25/12/2015).

Keberadaan kendaraan besar dianggap menjadi salah satu penyebab. Untuk itu, Kapolda Tito meminta kendaraan bermuatan besar atau truk tidak masuk tol dalam kota. Dia sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melarang kendaraan besar masuk tol dalam kota pada akhir pekan ini dan akhir pekan depan.



(dnu/faj)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads