"Kodim 0502/JU beserta jajaran melaksanakan Pam (Pengamanan) Swakarsa membantu Polres Jakarta Utara," ungkap Dandim 0502/JU Letkol Arm Stefie Jantje Nuhujanan kepada detikcom, Jumat (25/12/2015).
Prajurit Kodim JU ikut turun mengamankan gereja-gereja di Jakarta Utara saat ibadah malam Natal, Kamis (24/12), dan Ibadah Natal yang berlangsung hari ini. Untuk membantu pihak kepolisian, Kodim JU menggandeng sejumlah ormas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang mana ada sekitar 127 gereja yang melaksanakan kegiatan misa Natal," sambungnya.
Digandengnya ormas-ormas tersebut merupakan instruksi dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Itu dilakukan sebagai perwujudan dari toleransi umat beragama.
"Kami membantu untuk memastikan agar saudara-saudara kami Umat Nasrani merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah Natal. Agar tercipta kedamaian di antara kita semua," tuturnya.
Bukan hanya di Jakarta Utara saja, para prajurit TNI dan anggota ormas juga terlihat di gereja-geraja yang ada di wilayah Rawamangun, Jakarta Timur untuk membantu pihak kepolisian. Umat Kristiani pun mengaku pengamanan seperti itu membantu mereka lebih khidmat dalam beribadah.
"Kita jadi tenang, ngerasa aman. Enggak cuma polisi saja, bapak-bapak tentara sama teman-teman ormas ikut bantu jaga di gereja. Saya merasa sangat bersyukur dan berterima kasih, padahal kebanyakan dari mereka justru beragama Islam," ucap salah satu jemaat Gereja Keluarga Kudus Rawamangun, Astria, Jumat (25/12).
(ear/dnu)










































