Kontributor pasangmata.com bernama Didno (39) melaporkan kepada detikcom, Jumat (25/12/2015) pukul 23.45 WIB malam, kendaraan tak bergerak sama sekali.
"Stagnan, tidak bergerak sama sekali di sini," kata Didno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebanyakan mobil pribadi dan bus pariwisata," kata Didno.
Belum diketahui persis penyebab kemacetan ini, namun Didno mendapatkan informasi dari masyarakat yang melintas bahwa ada sistem buka tutup jalan yang diterapkan di daerah tersebut.
Pantauan dari Google Maps, memang lalu lintas di Songgom berwarna merah dan oranye tanda kemacetan. Bahkan setelahnya, yakni di daerah Tonjong Brebes, indikator berwarna merah dan merah kecokelatan, tanda kemacetan parah.
(dnu/dnu)










































