Peringatan 11 Tahun Tsunami, Nelayan Aceh Tidak Melaut Dua Hari

Peringatan 11 Tahun Tsunami, Nelayan Aceh Tidak Melaut Dua Hari

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 25 Des 2015 20:57 WIB
Peringatan 11 Tahun Tsunami, Nelayan Aceh Tidak Melaut Dua Hari
Foto: Agus Setyadi/detikcom
Banda Aceh - Memperingati 11 tahun tsunami yang meluluhlantakkan Aceh, para nelayan diseluruh Aceh tidak melaut. Tahun ini, mereka 'memarkirkan' kapal selama dua hari yaitu 25 hingga 26 Desember.

Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftah Cut Adek, mengatakan, imbauan untuk seluruh nelayan sudah disampaikan jauh-jauh hari agar mereka tidak melaut. Imbauan ini sudah pernah berlaku sejak beberapa tahun lalu.

"Nelayan kali ini tidak boleh melaut selama dua hari. Satu hari untuk memperingati tsunami dan satu hari lagi karena hari ini hari Jumat," kata Miftah saat dihubungi dari Banda Aceh, Jumat (25/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi nelayan Aceh, hari Jumat merupakan hari pantang melaut. Adat pantang melaut ini disepakati oleh seluruh nelayan yang ada di Aceh. Pantang melaut berlaku sejak pukul 06.00 WIB hingga Sabtu (26/11) pukul 16.00 WIB esok.

Imbauan agar tidak melaut ini, kata Miftah, sudah disampaikan kepada seluruh nelayan melalui panglima laot di daerah-daerah. Selama libur, mereka diminta untuk berdoa dan menyiapkan berbagai peralatan kapal.

"Malamnya kami harap mereka berdoa. Mereka baru kembali melaut tanggal 26 Desember sore," jelasnya.

Di Aceh, hari pantang melaut bagi nelayan yaitu lebaran Idul Adha dan Idul Fitri masing-masing tiga hari, hari Jumat, peringatan tsunami, 17 Agustus dan khanduri laut. Untuk khanduri laut, hanya libur bagi nelayan di daerah yang menyelenggarakannya. Β 

Seperti diketahui, saat tsunami melanda Aceh 26 Desember 2004 silam, 80 ribu nelayan dan keluarganya menjadi korban. Selain itu, sebagian besar peralatan untuk menangkap ikan dan fasilitas pelabuhan lainnya hancur.

Setelah 11 tahun, jumlah nelayan di Aceh kini sebanyak 65 ribu orang. Mereka tersebar diseluruh provinsi paling ujung barat Indonesia ini.

(dnu/dnu)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads