Untuk mengantisipasi kemacetan serupa di masa depan, Menhub Iganius Jonan mendesak agar pengelola jalan tol menerapkan secara penuh e-money.
Dalam siaran pers Kemenhub yang diterima detikcom,Β Jumat (25/12/2015),Β Jonan mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, tentang Pembayaran Jalan Tol. Inti surat itu adalah:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat Menhub kepada Menteri PU dan Pera dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (No. PR.301/6/1-Phb-2015) dikeluarkan hari ini Jumat, 25 Desember 2015.
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengakui bahwa pintu tol adalah salah satu pemicu macet.Β "Pintu keluar masuk itu cukup membuat penghambatan, overload jumlah kendaraan. Kedua, perlambatan bayar pintu tol, juga istirahat di rest area dan bahu jalan, jadi macet," kata Tito menjawab pertanyaan wartawan di markas Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (25/12/2015).
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Condro Kirono mengakui bahwa kemacetan arus lalin pada liburan Natal dan tahun baru ini lebih parah dibanding dengan lebaran Idul Fitri lalu. Hari ini Irjen Condro memantau lalu lintas lewat helikopter.
Sejumlah ruas jalan tol telah memiliki gate yang menerapkan e-money. Hanya saja e-money hanya berlaku untuk pemegang kartu beberapa bank pemerintah saja. (nrl/nrl)











































