Dianggap Biang Macet Libur Natal, Truk akan Dilarang Masuk Tol Dalam Kota

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Jumat, 25 Des 2015 17:25 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Polisi tengah menganalisa penyebab terjadinya kemacetan parah di ruas tol keluar Jakarta pada Rabu dan Kamis kemarin. Keberadaan kendaraan besar dianggap menjadi salah satu penyebab.

Untuk itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian meminta kendaraan bermuatan besar atau truk tidak masuk tol dalam kota. Dia sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melarang kendaraan besar masuk tol dalam kota pada akhir pekan ini dan akhir pekan depan.

"Iya betul, nanti kami panggil Organda, truk dan bus nanti kami harapkan Minggu besok, Sabtu-Minggu depan akan dilarang masuk Tol Dalam Kota," ujar Irjen Tito menjawab pertanyaan wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (25/12).

Tito mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat melibatkan sejumlah pihak untuk mengantisipasi arus balik. Ada dua kategori arus balik yakni akhir pekan ini dan akhir depan yang akan diwaspadai.

"Nanti kami akan rapat melibatkan jajaran Polda, Polda Jabar, Kapolres Bogor dan Karawang. Arus luar kota ditangani Korlantas, undang Jasa Marga, dan pengelola rest area," kata Tito.

Polda Metro akan menyiapkan posko terpadu untuk mengurai kemacetan di arus balik. Titik-titik penting juga akan dijaga.

"Nanti akan gelar posko-posko PAM di sana itu untuk antisipasi hari Minggu. Nanti kita kontrol, setelah pengamanan tahun baru akan gelar titik-titik kemacetan, Cikampek, Tol Jagorawi, Pintu Cibubur, TMII, Tangerang ke Kebon Jeruk," ujar Tito.

Arus keluar kota Jakarta sejak Rabu malam disebut-sebut pembaca detikcom mirip musim mudik Lebaran. Rata-rata kemacetan disebabkan antrean yang luar biasa panjang menjelang pintu keluar tol. (faj/nrl)