Namun, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno menepis hal tersebut. Menurut dia info yang didapat Aziz tidak valid. "Enggaklah. Itu info menurut hemat saya tidak valid. Sampai saat ini tak ada apa pun, dan PAN menghormati hak prerogatif Presiden," ujar Eddy saat dihubungi detikcom, Jumat (25/12/2015).
Menurut dia pernyataan Aziz hanya sekadar interpretasi pribadi. Sekali lagi, dia menekankan belum ada pembicaraan soal reshuffle bersama dengan Presiden Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, bagaimana bila Jokowi nanti benar menunjuk kader PAN masuk kabinet?
"Begini, ya. Kalau benar, intinya kader PAN siap menerima amanah, instruksi, dari partai. Yang penting sesuai kapasitasnya," jawabnya.
(erd/nrl)










































