Marwan mengatakan, pemerintah Indonesia dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, memprioritaskan pembangunan desa sebagai tonggak pembangunan nasional. Keseriusan pemerintah membangun desa tercermin dari salah satu Nawa Cita pemerintah Jokowi-JK.
Maka, Marwan mengajak pemerintah Arab Saudi untuk ikut serta membangun desa di Indonesia sebagai mempercepat pembentukan desa mandiri dan sejahtera. Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan masih ada sekitar 1.900 Desa yang harus dibenahkan dan 122 kabupaten yang masuk kawasan daerah tertinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga berharap, Arab Saudi juga bisa membantu program kita untuk mengentaskan daerah tertinggal dan membangun kawasan transmigrasi secara komprehensif," kata Marwan dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (24/12/2015) malam.
"Saya juga mendorong pemerintah Arab Saudi untuk berinvestasi dalam bidang Energi, Infrastruktur, Pertanian dan Perkebunan," imbuhnya.
Sementara, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Ibrahim Al-Mubarak, menyatakan, pihaknya sangat terbuka dan akan membantu dalam memajukan dan ikut mengembangkan desa dan daerah tertinggal. "Kami akan membantu program pembangunan yang tengah dilakukan Kemendes, terutama yang berkaitan dengan pendidikan pesantren," ujarnya.
Selain itu, lanjut Ibrahim, pemerintah Arab Saudi juga akan melakukan investasi di bidang ekonomi, yaitu pembangunan koperasi dengan sistem ekonomi syariah di desa-desa. "Kami sangat mendorong pembangunan ekonomi pedesaan yang berbasis syariah, kami akan berinvestasi di bidang itu," kata Ibrahim.
(hty/hty)











































