Kapolri Jendral Badrodin Haiti membenarkan Alli merupakan warga negara asing. Saat ini, kepolisian masih menyelidiki pria yang menggunakan identitas palsu itu.
"Ya, betul itu adalah warga negara asing. Ini sedang kita lakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," ujar Badrodin di sela peninjauan malam Natal di Gereja Kathedral, Jakarta Pusat, Kamis (24/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, masih satu jaringan. Yang satu di Sukoharjo, yang Uighur itu satu jaringan sama yang di Poso. Ya, itu," tuturnya.
Sebelumnya, dalam penangkapan Rabu (23/12), Alli diketahui tak memiliki paspor sehingga tak diketahui nama lengkapnya. Alli yang merupakan warga Uighur ini menggunakan identitas palsu berupa KTP atas nama Fariz Kusuma. Dia juga diduga terkait dengan ISIS. (hat/bag)











































