Penangkapan pertama dilakukan di Perumahan Taman Harapan Baru, Bekasi pada Rabu (23/12) pagi. Setelah dilakukan pengembangan, kembali ditangkap terduga teroris di sebuah kontrakan di Kampung Dukuh Jaya, Pejuang, Medansatria, Kota Bekasi.
Pada penangkapan kedua ini seorang WNA bernama Ali alias Abu Nazab dicokok oleh Tim Gabungan. Saat itu Ali ada di dalam kontrakannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak banyak warga yang tahu sosok Ali yang mempunyai KTP palsu dengan nama Fariz Kusuma. Tetangga kamar kos Ali pun tidak mengenal pria yang berasal dari Uighur ini.
Taufik mengatakan kalau Ali tidak pernah mengobrol dengan warga sekitar termasuk dengan dirinya yang menjaga kontrakan tersebut. Hal ini juga yang akhirnya membuat Taufik tidak mengetahui namanya.
"Dia kalau lewat juga tidak pernah tegur sapa. Jadi saya tidak pernah ngobrol," tutur Taufik.
Dalam kesehariannya, lanjut Taufik, Ali hanya menghabiskan waktu di dalam kontrakannya. Ali biasa keluar kontrakan untuk berolahraga di pagi hari.
"Dia biasanya jam 05.30 lari pagi. Setelah itu dia balik lagi ke kontrakannya," cerita Taufik.
Ali memiliki perawakan tinggi dan kurus. Berkulit putih dan bermata sipit. Warga tidak dapat memastikan bahwa Ali adalah seorang WNA karena secara fisik tidak ada perbedaan yang mencolok.
(dra/dra)











































