Libur Natal dan Tahun Baru, Bus-bus Telat dan Penumpang Menumpuk di Pulogadung

Libur Natal dan Tahun Baru, Bus-bus Telat dan Penumpang Menumpuk di Pulogadung

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 24 Des 2015 11:51 WIB
Libur Natal dan Tahun Baru, Bus-bus Telat dan Penumpang Menumpuk di Pulogadung
Foto: Edward Febriyati
Jakarta - Ratusan penumpang terlantar lantaran terlambatnya armada bus dari Jawa Tengah ke Terminal Pulogadung, Jakarta. Belum diketahui penyebab keterlambatan penumpang, sejauh ini kondisi terminal berjalan kondusif.

Pantauan di Terminal Pulogadung, Kamis (24/12/2015) ratusan penumpang terpaksa duduk di pinggiran trotoar, mereka berharap bus yang menuju kampung halamannya tiba di terminal. Tak sedikit dari mereka membawa anak-anaknya untuk pulang kampung.

Kondisi terik matahari membuat mereka duduk di bawah pepohonan. Libur panjang kali ini dimanfaatkan mereka untuk bertemu para keluarganya.

"Saya udah dari jam 1 malam, tapi busnya belum datang juga," tutur Sapono (36).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sapono mengaku pasrah lantaran dirinya sudah letih sejak malam tadi bergadang. Dirinya berharap bus tujuan ke kampung halaman di Pekalongan segera tiba di terminal Pulogadung.

"Nggak peduli lagi tiketnya nanti ditembak, yang penting bisa cepat pulang ke kampung," tuturnya.

Adanya penumpukan di terminal Pulogadung dibenarkan petugas piket Dishub, Praja. Meski ada situasi penumpukan sejauh ini kondisi terminal berjalan kondusif.

"Jadi dari arah Cirebon- Cikampek tersendat di KM 19, belum tahu penyebabnya apa. Kondisi ini mengakibatkan keterlambatan armada bus," ujar Praja.

Praja mengatakan adapun armada yang terlambat masuk ke terminal Pulogadung berasal dari Jawa Tengah. "Ini penumpukan penumpang jurusan Purwokerto, Pekalongan, Tegal, dan Slawi. Sebenarnya begitu bus datang langsung diserbu penumpang. Penumpukan sudah terjadi dari jam 4 pagi tadi," paparnya.

Dia mengatakan sejauh ini secara teknis dari armada bus tidak ada masalah. Semua armada bus yang keluar terminal dalam keadaan layak jalan.

"Semua dalam kondisi bagus dan layak jalan," pungkasnya. (ed/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini