"Masyarakat kita, pengguna jasa ini (pesawat), saking rame-rame, mau mudik, sering tidak sabar, tidak mau patuh dengan peratuan keamanan dan keselamatan. Mengingat masyarakat yang demikian, kami juga harus waspada," kata Direktur Keamanan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) M Nasir saat dihubungi detikcom lewat telepon, Kamis (24/12/2015).
Menurut Nasir, status keamanan bandara hingga saat ini masih kuning. Karena itu Kemenhub terus berkoordinasi dengan aparat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita siapkan berbagai macam antisipasi, Polri-TNI sampai sekarang masih ada (di bandara), anjing pelacak ada juga, posko-posko di bandara-bandara ada, Avsec kita tambah. Di Bandara Soekarno-Hatta saja kita tambah Avsec-nya sekitar 500 orang," sambung Nasir menegaskan.
Nasir mengatakan, Rabu (23/12) kemarin, Kemenhub melakukan rapat koordinasi hingga dua kali dengan para pihak terkait memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang di bandara. Dia juga mengimbau agar aparat terus siaga.
"Saya kira ancaman kalau kita lengah pasti ada. Jangankan lengah, siaga saja ancaman itu kadang ada. Karena itu sebelum terjadi kita antisipasi," imbuhnya. (hri/ear)











































