Warna merah di peta lalu lintas Jakarta ini terpantau di Google Maps, Rabu (23/12/2015) pukul 21.30 WIB. Terlihat banyak warna merah bahkan cenderung coklat melintasi jalanan di Jakarta dan sekitarnya.
Warna merah mengindikasikan lalu lintas berjalan lambat. Semakin berwarna pekat cenderung coklat, maka lalu lintas semakin macet. Bila indikator jalanan semakin terang, yakni kuning atau hijau berarti lalu lintas semakin lancar dan kendaraan yang melaju semakin cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat ke Tol Lingkar Dalam Kota, indikator kemacetan berwarna merah kecokelatan tanda macet parah. Jalan Tol Cawang Grogol di Jakarta Timur terus masuk ke tengah melintasi Semanggi, sampai ruas Jalan Tol di Jakarta Barat, didominasi warna merah kecokelatan itu.
Tol ini mengarah ke Bandung, Jawa Barat. Sedangkan arah sebaliknya terpantau berwarna hijau tanda lalu lintas lancar dan kendaraan bisa melaju kencang.
Melihat Jakarta Barat, Gerbang Tol Tomang dan sepanjang jalannya juga berwarna merah. Jalan Tol ruas Jakarta-Tangerang berwarna merah kecokelatan.
Setali tiga uang, Tol Jakarta-Merak juga sama saja macetnya. Jalanan digambarkan berwarna merah pekat. Tol Jakarta Merak berangsur terurai setelah lepas dari Jakarta mengarah ke Tangerang.
Tol Lingkar Luar Jakarta juga macet. Hanya saja Tol Lingkar Luar Jakarta W1 di Jakarta Barat masih terpantau lancar, berwarna indikator hijau muda.
Tol Wiyoto Wiyono dan Tol Airport Prof Sedyatmo yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta juga didominasi kemacetan. Namun Tol Pelabuhan di Jakarta Utara masih berwarna hijau muda tanda lancarnya lalu lintas.
Namun demikian, jalan-jalan protokol non tol di dalam Jakarta masih banyak yang berwarna hijau, artinya tak ada kemacetan.
Kemacetan di luar jalan tol antara lain terjadi di Jalan Metro Pondok Indah, Jalan Ir H Juanda, Jalan Raya Bekasi, Jalan Casablanca, dan Jalan Jenderal Gatot Subroto.
(dnu/bar)











































