Ahok Sambut Baik Penggabungan PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya

Ahok Sambut Baik Penggabungan PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Rabu, 23 Des 2015 18:04 WIB
Ahok Sambut Baik Penggabungan PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya
Foto: Penandatangan kerjasama disaksikan Ahok (Ayunda/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menyambut baik penggabungan PT Perusahaan Air Minum (PAM Jaya) dan PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Jaya hari ini. Ahok berharap dengan pengembangan pelayanan terpadu sistem pengelolaan air bisa memasang saluran air bersih ke perumahan-perumahan.

"Saya pribadi menyambut baik dan senang, artinya janjinya bisa dipenuhi. Siapapun yang mendirikan rumah harus otomatis disambungkan air bersih, enggak ada toleransi. Ke depan tidak boleh lagi ada air kotor dan pengolahan air limbah juga harus cukup," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).

Penandatangan kerjasama itu dilakukan oleh Dirut PAM Jaya Erlan Hidayat dan Dirut PAL Jaya Juniver Pandjaitan. PAM Jaya sebagai perusahaan sebesar 60 persen, sementara PAL Jaya cakupan pelayanannya 4 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diharapkan dengan adanya pengelolaan terpadu ini, maka PAL Jaya bisa mengelola air limbah menjadi air bersih sehingga bisa diminum. Ahok bahkan berkelakar jika air Sungai Ciliwung bisa diolah, maka warga Ibu Kota tidak lagi kekurangan air.

Mereka ditargetkan dapat bekerja efektif dalam satu atap manajemen mulai Januari 2016. Ahok berharap keduanya dapat bersinergi dan tidak tumpang tindih dalam melakukan penggalian (perbaikan pipa) di jalan.

Ahok pun bergegas menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum penggabungan BUMD tersebut.

"Tergantung Perda ya, yang penting teknisnya sudah gabung. Jadi secara perusahan masih tunggu Perda makanya kita dahului dengan (penandatanganan) ini, kalau teknis sudah bisa langsung. Cuma kalau belum digabung karena dirutnya masih dua, digabung kan salah satu jadi dirut yang penting gajinya sama. Nanti tetap Pak Enlan akan pimpim PAM," kata dia.

Ahok pun menjanjikan memberi Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) untuk PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya sebesar Rp 15-20 triliun. "Asal benar-benar dikerjain," terang Ahok. (aws/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads