"Pasti kita yakin Insya Allah (aman). Kita berusaha untuk itu. Kepolisian dan tentara tetap menjaga keamanan," ucap JK kepada wartawan di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (23/12/2015).
JK mengatakan gereja-gereja saat Natal mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Tak hanya polisi atau TNI, masyarakat dan oraganisasi pemuda Islam juga ikut menjaga keamanan di malam Natal dan tahun baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait adanya imbauan dari Kementerian Luar Negeri Rusia agar warganya di Indonesia berhati-hati terhadap kemungkinan ancaman terorisme, JK mengatakan itu hal yang lumrah bagi setiap negara untuk memberikan imbauan kepada warganya.
"Di banyak negara di dunia ada laporan-laporan tentang kemungkinan-kemungkinan aksi-aksi. Tapi bagi kita semua ini kan bukan hal yang pertama, sering begitu. Ya kan hak negara masing-masing untuk berikan peringatan kepada warganya," ujar JK.
"Itu kan buat peringatan. Tapi warga negara asing juga kadang-kadang tidak peduli seperti Australia, kan Australia sering sekali membikin (imbaun), tetapi orang Australia penuh saja di Bali. Jadi tidak perlu khawatir," tambahnya.
Pihak Kementerian Luar Negeri Rusia melalui websitenya web mid.ru/en meminta warganya yang berada di Indonesia untuk tidak mendatangi lokasi-lokasi keramaian terkait dengan adanya informasi soal kemungkinan munculnya ancaman-ancaman terorisme menjelang akhir tahun.
(slh/mad)











































