Al-Qaeda Terus Serang Irak
Sabtu, 05 Mar 2005 06:38 WIB
Jakarta - Pasukan Al-Qaeda di Irak menyatakan, serangan bunuh diri baru-baru ini membuktikan bahwa kelompoknya masih kuat dan mampu meneruskan perjuangannya. Untuk itu mereka akan terus melakukan serangan terhadap 'kaum kafir' AS dan sekutunya."Apa yang terjadi dan yang akan terjadi adalah reaksi terhadap pemberitaan kaum kafir yang menyatakan pasukan Mujahidin telah melemah dan serangannya mereda," kata Komandan Militer Organisasi untuk Perang Suci di Irak Abu Aseed al-Iraqi, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (5/3/2005) pagi.Kaum Militan Yordania mengklaim bertanggung-jawab atas serangan bunuh diri yang paling mematikan setelah jatuhnya rezim Saddam Hussein. Serangan tersebut menewaskan 125 orang warga Kota Hilla pada hari Minggu (27/2/2005) lalu.Selain itu, kelompok ini juga dikabarkan berada di belakang bom mobil di dekat kantor Menteri Dalam Negeri Irak di Baghdad pada hari Rabu (1/3/205) dan pemboman pada hari Kamis (2/3/2005) yang menewaskan paling tidak 5 petugas kepolisian dan 13 tentara Irak."Kami memanggil semua warga muslim untuk berbagi dengan sesamanya untuk menyerang dengan pedang," tegas kelompok menganggap pasukan AS dan pemerintah baru Irak sebagai musuh utama.Sementara itu, otoritas Irak mengatakan bahwa mereka telah menangkap sejumlah petinggi pasukan Zarqawi. Namun pernyataan itu dibantah Kelompok Zarqawi yang menilai bahwa Amerika hanya ingin meruntuhkan moral pasukan zarqawi.Wakil Al-Qaeda di Iraq, Zarqawi, adalah orang paling dicari oleh pemerintah AS. Washington menyatakan, laporan intelijen menyimpulkan bahwa bin Laden telah meminta Zarqawi untuk menyerang pasukan AS di Irak.
(fab/)











































