Total jumlah personel gabungan yang diterjunkan, sekitar 150 ribu personel dari Polri, TNI dan instansi terkait.
"Personel tersebut akan ditempatkan pada 1.557 pos pengamanan dan 638 pos pelayanan. Selain itu akan dimanfaatkan 998 unit CCTV untuk memantau wilayah dan titik yang rawan terjadinya gangguan Kamtibmas," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Operasi ini lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen pada deteksi dini serta penegakan hukum secara tegas dan profesional," katanya.
Dalam pelaksanaannya, Polri telah mempersiapkan sebanyak 80.197, 20.681 personel TNI serta 49.670 personel instansi terkait lainnya yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas, Pramuka dan Damkar.
(mei/bal)











































