"Saya berharap di tahun 2016 berubah cara pemolisiannya (penegakan hukum -red). Transparansi makin hari makin jelas, kebebasan masyarakat meningkat dan tuntutan masyarakat kepada polisi juga meningkat. Tentu pemolisiannya diubah," ujar Badrodin kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2015).
Kapolri mengingatkan jajaran untuk tidak lagi melakukan cara-cara pemolisian yang dapat menimbulkan kegaduhan. Ia mencontohkan masalah praperadilan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di era demokrasi yang semakin transparan, menurutnya, polisi harus mau menerima kritikan masyarakat. Apalagi, teknologi semakin canggih, banyak wadah bagi masyarakat untuk mengkritisi kinerja Polri lewat media sosial.
"Sekarang masyarakat rata-rata sudah pada punya handphone. Kalau polisi melakukan sesuatu ketahuan bisa dipotret dimasukan ke media sosial. Oleh karena itu pemolisian kita harus berubah," tutupnya.
(mei/miq)











































