Mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua pun menyayangkan keputusan Johan untuk pamit dari KPK. Menurutnya, Johan adalah sosok yang turut serta membesarkan KPK.
"Sangat disayangkan. Nanti saya akan tanya mengapa beliau mengundurkan diri," kata Abdullah di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2015).
Abdullah melihat posisi Johan yang sebelumnya sebagai Plt Pimpinan KPK agak sulit untuk kembali ke posisi lama yang pernah diembannya. Apalagi kini sudah ada pimpinan baru.
"Mungkin ini secara psikologis. Pak Johan kan dari Plt pimpinan. Kalau jadi kepala humas itu eselon dua, jadi turun. Sementara kalau kembali ke deputi pencegahan, kan sudah ada orangnya. Tapi sangat disayangkan lah. Nanti saya akan tanya beliau," ucapnya.
Sementara itu kedatangan Abdullah ke KPK dalam rangka induksi pimpinan baru. Abdullah akan mengisi materi mengenai etika.
"Terkait induksi, saya memberikan soal etika," ucap Abdullah.
Keputusan Johan untuk mundur dari KPK sebenarnya telah disampaikan apabila dirinya tak kembali terpilih. Johan merasa pengabdiannya untuk KPK sudah cukup.
"Saya harus mundur karena saya memang berstatus pegawai di KPK tapi saya sudah tidak mau lagi di KPK. Sudah cukup, sudah selesai pengabdian saya. Biar teman-teman lain yang meneruskan, saya bisa bantu dari luar," ucap Johan pada Selasa (22/12) malam.
(Hbb/dra)











































