"Saya harus mundur karena saya memang berstatus pegawai di KPK tapi saya sudah tidak mau lagi di KPK. Sudah cukup, sudah selesai pengabdian saya. Biar teman-teman lain yang meneruskan, saya bisa bantu dari luar," kata Johan saat berbincang santai di sebuah tempat makan, Selasa (22/12/2015) malam.
Sebelum mundur, Johan sudah menyelesaikan semua persyaratan administrasi. Tak lupa, sebagai pejabat negara, dia juga melaporkan harta kekayaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Johan Budi di KPK |
Johan yang pernah juga jadi Jubir KPK itu belum memutuskan akan ke mana langkah karirnya setelah ini. Berbagai tawaran pekerjaan sudah datang, namun Johan belum membuat keputusan.
"Saya mau pulang dulu, ketemu ibu dan sungkem," katanya.
"Kalau soal pekerjaan setelah ini, kalau suruh memilih di pemerintahan atau swasta, saya akan memilih di swasta saja," jelas Johan.
Jauh sebelum menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Johan memang sudah melihat peluang tipis dirinya bisa terpilih menjadi pimpinan KPK periode 2015-2019.
Sejak jauh hari pun dia sudah berujar ingin kembali ke dunia lamanya, yakni dunia jurnalisme yang membesarkan namanya sebelum bergabung dengan KPK.
Sepuluh tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi Johan mengabdi di KPK. Berbagai cobaan dan badai serangan telah berhasil dia hadapi dan KPK pun hingga saat ini masih menjadi lembaga yang paling dipercaya dan dikenal publik.
Kini, dia memberikan kesempatan kepada pimpinan KPK Jilid 4 untuk bekerja. Bagi Johan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk pergi.
Johan Budi di KPK |
Dia tetap memilih untuk pergi, meskipun bila bertahan di KPK, Johan sebenarnya masih akan menerima gaji sekitar Rp 40 juta setiap bulan, sesuai dengan golongan kepegawaiannya.
Johan Budi bergabung dengan KPK pada bulan Oktober 2005. Berbagai posisi penting di KPK pernah dia duduki, yakni Direktur Pendidikan dan Pelayan Masyarat, Kabiro Humas, Deputi Pencegahan dan Plt Pimpinan KPK.
Sejak 2006-2014, Johan merupakan juru bicara KPK. Posisinya sebagai juru bicara itu pula yang membuatnya dikenal banyak orang karena kerap muncul di media. (Hbb/fdn)












































Johan Budi di KPK
Johan Budi di KPK