Pada kesempatan itu, JK memberi jawaban kenapa dirinya rajin bicara memberikan keterangan soal berbagai isu kepada media. Apa itu?
"Wartawan ini mewakili 250 juta penduduk, kalau kita tidak baca informasi tentang apa terjadi, ketika informasi tidak sampai maka tujuan tidak akan sampai, tidak bisa ikut serta menata masa depan. Kadang walapun timbul debat-debat tapi ya itu risikonya," ujar JK kepada wartawan di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK mengaku selama ini siap jika dimintai tanggapan oleh awak media. Bahkan dia memaklumi jika ada beberapa wartawan yang bertanya tentang isu-isu sensitif kepada dirinya.
"Saya sering bilang ke teman-teman saya bahwa saya bisa bedakan siapa wartawan dan dari mana," ucapnya.
Pada kesempatan itu, JK berharap kepada para jurnalis untuk tetap bekerja demi kepentingan bangsa dan negara. Khususnya dalam membantu menyebarkan informasi tentang kegiatan pemerintah.
Dirinya juga mengucapkan selamat bekerja kepada wartawan yang tidak lagi menempati pos di Kantor Wakil Presiden pada tahun depan.
"Selamat bekerja semuanya. Hampir sebagian dari kalian tidak di sini lagi ya di sini," ujar JK. (fiq/hri)










































