Para ibu yang yang rata-rata sudah berumur 60 tahun ke atas itu ternyata ibu asuh dari para PNS dan pejabat di lingkungan Pemkab Purwakarta. Mereka datang sebagai tamu undangan untuk merayakan hari ibu.
Sejak pagi para ibu mulai mendatangi lokasi. Mereka datang dengan diantar oleh para PNS dan pejabat yang menjadikan mereka sebagai ibu angkat. Usia yang tak lagi muda membuat para ibu harus dituntun perlahan menuju aula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagjakeun indung ulah nepi ka poho (Bahagiakan ibu jangan sampai kita lupa)," kata Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya, Selasa (22/12/2015).
Pria yang sehari-hari menggunakan pakaian serba putih dan ikat khas sunda itu pun mengajak anak buahnya untuk menyisihkan sebagian rizki untuk para ibu asuh. Dia percaya hal tersebut tak akan mengurangi rizki lantaran hal tersebut sudah menjadi kewajiban bagi orang mampu.
Foto: Dok Pemkab Purwakarta |
Bahkan kedepan Dedi berencana akan mengusulkan agar 21 ribu ibu-ibu yang 15 ribu diantaranya masuk dalam kategori warga miskin bisa mendapat bantuan langsung tunai dari pemerintah.
"Orang tua jompo dan anak terlantar merupakan kewajiban negara. Ke depan kita harap bisa berikan bantuan langsung tunai itu dari bansos, minimal Rp 300 ribu per bulan," tukas Dedi.
(try/try)












































Foto: Dok Pemkab Purwakarta