Australia dan Indonesia Jajaki Pertukaran Intelijen Atasi Terorisme

Australia dan Indonesia Jajaki Pertukaran Intelijen Atasi Terorisme

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Senin, 21 Des 2015 23:33 WIB
Australia dan Indonesia Jajaki Pertukaran Intelijen Atasi Terorisme
Foto: agung pambudhy
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima kunjungan rombongan Jaksa Agung Australia George Brandis. Dalam pertemuan itu dijajaki pertukaran intelijen Australia dan Indonesia untuk antisipasi ancaman teroris.

"Ada kerjasama pertukaran intelijen untuk kerja sama yang lebih intensif untuk menghadapi masalah teroris," kata Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan usai pertemuan di kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).

Luhut turut hadir dalam pertemuan itu. Selain Luhut ada juga Kepala BIN Sutiyoso. Sebelum bertemu JK, George dan rombongan memang sudah melakukan pertemuan dengan Luhut, Sutiyoso dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di kantor Menkopolhukam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan dengan JK menindaklanjuti perbincangan di kantor Menkopolhukam terkait kerja sama kedua negara untuk antisipasi aksi teror. Dengan JK, disepakati adanya pertemuan rutin antar kementerian untuk membahas langkah konkret pemberantasan teroris.

Jaksa Agung Australia George Brandis mengatakan pihak Australia akan mengundang pemerintah Indonesia untuk pertemuan rutin di Australia.

"Tahun depan, Australia akan mengundang Indonesia ke Sidney tempat akan dilaksanakan pertemuan kedua, di mana akan ada diskusi untuk membahas intelijen sharing, koordinasi penanganan kejahatan cyber, dan pendanaan teroris. Dan memperkuat koordinasi antara agen kita," ucap George.

(mnb/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads