Pimpinan KPK Jilid 4 Jamin Tetap Beri Bantuan untuk Samad, BW dan Novel

Pimpinan KPK Jilid 4 Jamin Tetap Beri Bantuan untuk Samad, BW dan Novel

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Senin, 21 Des 2015 20:35 WIB
Pimpinan KPK Jilid 4 Jamin Tetap Beri Bantuan untuk Samad, BW dan Novel
Agus Rahardjo/Foto: agung pambudhy
Jakarta - Salah satu tugas pimpinan KPK Jilid 4 adalah memberi bantuan dan perlindungan hukum kepada Abraham Samad, Bambang Widjojanto (BW) dan Novel Baswedan. Ketua KPK Agus Rahardjo menegaskan pimpinan jilid 4 akan memberikan bantuan penuh kepada ketiga orang tersebut.

"Komitmen yang sekarang ada kasus tertentu Pak AS, Pak BW dan Pak Novel. Normanya yang jelas pada waktu beliau mengabdi ke sini membela dan atas nama KPK. Jadi kalau kemudian mempunyai masalah, KPK memberikan bantuan dan perlindungan," kata Agus dalam jumpa pers perdana di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015).

(Baca juga: Novel Baswedan Beber Investigasi Ombudsman: Ada Maladministrasi di Kasus Saya)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menjelaskan, pimpinan nantinya akan mendiskusikan pendampingan ketiga Samad, BW dan Novel. Saat ini, berkas ketiganya sudah berada di tangan kejaksaan.

(Baca juga: Abraham Samad: Kasus Saya Tak Layak Disidangkan, Harus Dihentikan!)

"Belum dipelajari bantuan apa yang diberikan dan perlindungan apa yang diberikan, tapi yang jelas kalau orang bekerja dengan kita tidak bisa lepas tanggung jawab karena itu bagian dari kita," tegas Agus.

Pimpinan KPK periode 2015-2019


Agar kejadian cicak Vs buaya tidak terulang, pimpinan KPK jilid 4 mengandalkan peran Basaria Panjaitan. Basaria yang berasal dari Polri ini bisa memberikan jaminan kegaduhan antara KPK dan Polri tidak akan terulang.

(Baca juga: Kasus Bambang Widjojanto Sudah Masuki Tahap Penyusunan Dakwaan)

"Yang pasti kita lihat ada kemarin keributan-keributan. Mudah-mudahan tidak akan terjadi karena saya berasal dari sana, saya kenal banyak orang di sana. Apapun yang dikerjakan oleh KPK dan penegak hukum yang lain, output nanti adalah bagiamana masyarakat kita sejahtera," tutur Basaria. (kha/fdn)


Berita Terkait