"Sudah diatur. Masing-masing pihak kirim 5 orang untuk berunding, sama dengan dulu. Saya minta seminggu selesai. Ya (maksimal) 10 hari," kata JK di kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).
Dia mengatakan siapa yang akan menduduki jabatan itu seharusnya bisa dirundingkan kedua kubu. JK yang dulu pernah menyatukan kedua kubu Golkar jelang Pilkada serentak ini, yakin persoalan rebutan kursi ini akan segera selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut JK, meski sudah islah, ribut internal Golkar yang tak pernah selesai ini karena belum adanya struktur pengurus yang resmi. Akhirnya, kedua kubu masih saling klaim dan perdebatan kedua kubu terus berlanjut.
"(Ribut) Karena strukturnya belum selesai. Islah sih islah tapi strukturnya belum kelar," pungkasnya.
Seperti diketahui kubu Agung dan Ical mengajukan calon Ketua DPR berbeda sebagai pengganti Setya Novanto. Kubu Agung mengajukan Agus Gumiwang Kartasasmita, sedangkan Kubu Ical mengusung Ade Komarudin. Nama terakhir yang diproses oleh pimpinan DPR saat ini dan dinyatakan akan dilantik bulan Januari. (mnb/tor)










































