Napi Craft 2015 menjadi salah satu wadah yang menjembatani hubungan antara narapidana dan masyarakat biasa. Penghubungnya? Tentu saja hasil kerajinan tangan dan produk makanan olahan yang tak kalah enak dari hasil bikinan restoran.
Produk kecap buatan napi (Rini/detikcom) |
"Ini miniatur kapal yang dibuat dari lintingan koran, hasil kreasi para warga binaan Lapas Klas I Tangerang," ujar salah satu staf Dirjen PAS, Friska, di acara pameran Napi Craft yang diadakan di Gedung The East, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015).
Miniatur mobil dan motor buatan napi (Rini/detikcom) |
Lapas Banceuy bahkan mengirim batik tulis dan sepatu kulit hasil buatan tangan warga binaannya. Di beberapa stand bahkan sudah tertera tulisan 'habis terjual', saking banyaknya peminat. Lapas Cipinang yang merupakan salah satu perwakilan dari Jakarta memamerkan kerajinan dompet yang terbuat dari kulit.
Aneka kain buatan napi (Rini/detikcom) |
Acara ini direncanakan akan dilaksanakan setiap tahun. Walau sebelumnya pernah mengikuti pameran yang bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, namun hasil kreasi tangan para warga binaan terlalu sayang apabila tak dipromosikan dengan baik.
Napi Craft diharapkan dapat mempromosikan hasil kreasi warga binaan sekaligus mengirimkan pesan bahwa menjadj napi bukanlah halangan untuk dapat menumbuhkan keahlian, sehingga ketika bebas suatu hari nanti, mereka tak akan terjerumus ke jalan hidup yang salah. (rni/hri)












































Produk kecap buatan napi (Rini/detikcom)
Miniatur mobil dan motor buatan napi (Rini/detikcom)
Aneka kain buatan napi (Rini/detikcom)