"Mereka mau meledakkan tempat-tempat tertentu dan pejabat-pejabat. Mereka mau mengadakan konser besar di Indonesia agar menjadi salah satu berita internasional. Termasuk kantor polisi, tempat ibadah, pejabat Densus, BNPT, polisi, dan pejabat pemerintah," kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015).
Selain itu, lanjut Anton, kelompok teroris juga telah merencanakan akan beraksi di sejumlah kota, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, 9 tersangka teroris diamankan dalam penangkapan yang dilakukan dalam dua hari berturut-turut. Pada Jumat (18/12) Polri menangkap dua terduga teroris RS alias IW dan YS alias KH di Jalan Raya Majenang, Cilacap, Jateng, sekitar pukul 11.30 WIB.
Sore harinya sekitar pukul 16.05 WIB, dua tersangka teroris inisial Z dan AA juga diamankan di Jalan Awiluar Purbaratu Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sementara pada Sabtu (19/12) sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Densus yang dibantu Tim Brimob Polda Jatim membekuk 4 orang terduga teroris di dua lokasi berbeda. Tiga orang masing-masing MKA, TP dan IR dibekuk di Jalan Empu Nala, Kota Mojokerto. Sedangkan teroris inisial JAR alias AR diamankan di Jalan Granit Kumolo, Gresik, Jawa Timur.
"MKA dan JAR itu DPO kelompok Klaten," ujar Anton seraya menambahkan bahwa pada hari yang sama, Tim Densus juga seorang teroris inisial AB alias AK di Desa Bulu, Sukoharjo. (dra/dra)











































