Jika Terintegrasi TransJ, Dirut Metromini Siap Luncurkan 200 Bus AC Januari 2016

Jika Terintegrasi TransJ, Dirut Metromini Siap Luncurkan 200 Bus AC Januari 2016

Salmah Muslimah - detikNews
Senin, 21 Des 2015 12:41 WIB
Jika Terintegrasi TransJ, Dirut Metromini Siap Luncurkan 200 Bus AC Januari 2016
Metromini Baru (Foto: Dok. PT Metromini)
Jakarta - PT Metromini mengaku siap terintegrasi dengan TransJ dan akan meluncurkan bus baru sebanyak 200 unit. Bus baru ini mirip dengan Kopaja AC yang sebelumnya sudah terintegrasi TransJ.

"Kalau bisa Pemda tanda tangan kontrak, kami siap. Saya bisa meluncurkan 200 Metromini baru ber-AC Januari, seperti Kopaja AC itu," ucap Dirut PT Metromini Nofrialdi kepada detikcom, Senin (21/12/2015).

PT Metromini beranggotakan para pemilik mikrobus Metromini. Bus itu memang dimiliki secara perseorangan. Misalnya saja Nofrialdi memiliki 10 unit bus Metromini jurusan 640 (Pasar Minggu-Tanah Abang), 610 (Blok M-Pondok Labu) dan 75 (Blok M-Pasar Minggu) ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah DKI Jakarta sudah melakukan penjajakan kepada para pemilik Metromini terkait rencana integrasi angkutan itu dengan TransJ. Pemprov mendorong pembelian bus baru Metromini, membayar sopir dengan sistem rupiah per kilometer, sopir-sopir dibayar dengan gaji dua kali Upah Minimum Provinsi (UMP). Dengan begitu tak ada lagi alasan sopir Metromini kehilangan nafkah gara-gara bus reyotnya dikandangi.

Terkait hal ini Nofrialdi mengaku sudah berkomunikasi dengan Kadishub DKI Andri Yansyah. Dia berharap Dishub bisa memberikan bimbingan dan pengarahan kepada para pemilik Metromini yang memang perorangan ini, bagaimana dan apa yang harus mereka lakukan agar bisa bergabung dengan TransJ.

"Kami siap, nggak ada kami menolak. Kami siap terintegrasi dengan TransJ. Diberi tahu kemana dulu kalau mau bergabung, harus ke LKPP, kontrak ketentuan RP/kilometernya kami diberi tahu," ucapnya.

(Baca juga: Ajak Metromini Gabung PT TransJ, Ahok: Namanya Bisa Berganti)

Nofrialdi berharap Pemda memberikan solusi atas masalah ini agar ke depannya Metromini semakin baik dan nyaman bagi masyrakat. Soal banyaknya Metromini yang tak laik jalan, Nofrialdi tak masalah jika memang yang jelek itu dikandangnya. Dia juga mengingatkan agar Dishub lebih ketat dalam memberikan izin kir.

"Sekarang ini semua punya persyaratan buku uji berkala, uji kir 6 bulan sekali. Kalau mereka itu punya, tentu mereka mengatakan itu mobil layak, tapi kenyataan kalau banyak kecurangan saya pertanyaan kembali ke Dishub yang menguji," ucapnya.

"Kalau semrawut dan keadaannya tidak bisa diterima tentu diberilah solusi, seperti misalnya masyarakat yang tinggal di pinggir kali itu kalau mau digusur kan disiapkan rumah susun," tambah Nofrialdi.

(Baca Juga: Masyarakat Ingin Metromini Mogok Selamanya, Ini Kata Sang Dirut)

Saat diwawancara detikcom pekan lalu Nofrialdi menyebutkan 200 unit bus baru Metromini saat ini berada di Legok, Tangerang. Bus bercat biru dan putih bertuliskan TransJakarta itu untuk peremajaan Metromini.

Saat ini ada 3.100 unit Metromini yang tersedia, namun hanya ada 1.800 yang laik jalan. Sekitar 217 unit telah dikandangkan Dishub dalam operasi razia menyusul tragedi Metromini menerobos palang pintu kereta di Jakarta Barat pada 6 Desember yang menewaskan 18 orang. (slm/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads