DetikNews
Senin 21 Desember 2015, 10:16 WIB

Marah Ada Penemuan Senpi Hingga Jenglot, Menkum HAM Copot Kalapas Kerobokan

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Marah Ada Penemuan Senpi Hingga Jenglot, Menkum HAM Copot Kalapas Kerobokan Menkum HAM Yasonna Laoly (Foto: Agung Pambudhy/detikFoto)
Jakarta - Menkum HAM Yasonna Laoly benar-benar marah dengan adanya penemuan senjata tajam, senjata api, hingga jenglot di Lapas Kerobokan, Bali. Imbasnya, Yasonna mencopot Kalapas Kerobokan, Sunarto.

"Saya sudah perintahkan Kalapasnya, KPLTnya, dan siapa-siapa lagi yang ikut bertanggung jawab itu harus diganti," kata Yasonna usai melantik pegawai baru di kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2015).

Yasonna menegaskan, temuan berbagai barang di dalam Lapas menandakan Kalapas dan para petugasnya tidak bekerja dengan baik. Bahkan, diduga ada pembiaran yang dilakukan pihak Lapas Kerobokan.
Berbagai senjata tajam dari dalam Lapas Kerobokan (istimewa)
"Itu bagaimana bisa di situ barang-barang yang seharusnya tidak ada. Memang kalau senjata tajam memang kadang-kadang mereka kerja di dalam, tapi ada senapan ada samurai kan tidak benar ini. Berarti tidak ada kerja, tidak ada penggeledahan bahkan, tidak ada razia-razia yang dilakukan," jelasnya.

"Sekarang ambil tindakan awal dulu, jadi tindakan awalnya Kalapas dan KPLT dicopot, nanti kita lihat. Kemarin Dirjen dan Sesdirjen dan tim yang kerja," tegas Yasonna.
Penemuan pistol di dalam Lapas Kerobokan (Istimewa)
Seperti diberitakan sebelumnya, petugas LP Kerobokan, Bali, menggeledah kamar narapidana menyusul adanya keributan di LP yang menewaskan 2 napi pada Kamis kemarin. Petugas menemukan barang-barang yang dilarang, mulai dari senjata tajam hingga jenglot.

Penggeledahan dilakukan sebanyak 3 kali di 12 blok yang terdiri dari ratusan kamar. Saat penggeledahan kamar dalam kondisi kosong karena para napi sudah dipindah pasca keributan di LP.

Baca juga: Ada Pistol Hingga Jenglot di Lapas Kerobokan, Menkum HAM: Sangat Memalukan!

Penggeledahan pertama dilakukan pada Jumat (18/12) pukul 11.00 WITA. Barang-barang yang ditemukan yaitu, senjata api jenis revolver 3 pucuk, amunisi kaliber 3,8 mm 22 butir, 21 samurai, 15 pisau belati, 3 pisau lipat, 1 tombak, 2 kapak, 6 pisau kecil, 2 trisula dan 1 sabit. Ada juga sekitar 200 gram sabu.
Jenglot pun ditemukan dari dalam Lapas Kerobokan (istimewa)
Penggeledahan kedua dilakukan Jumat (18/12) malam. Barang yang ditemukan berupa 50 buah handphone, airsoft guns, ratusan senjata tajam, sabu 2 ons.

Penggeledahan ketiga  dilakukan hari ini Sabtu (19/12). Petugas berhasil mengamankan 2 senjata api, 40 peluru, ratusan senjata tajam, ganja kering 2 kg, sabu lima paket seberat 5 gram, uang Rp 5 juta, handphone 129 buah dengan berbagai merek dan jenglot.

Barang-barang yang diamankan sudah diserahkan ke unit Reskrim Polres Badung untuk penyelidikan lebih lanjut tarkait pemilik barang dan bagaimana cara menyelundupkannya.
(Hbb/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed