"Dampak gempa yang terasa di Tarakan mengakibatkan kepanikan warga pinggir pantai, karena khawatir akan ada tsunami," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan singkat, Senin (21/12/2015).
Sutopo menjelaskan, warga yang khawatir tsunami berduyun-duyun memenuhi Gunung Slumit, Jalan KH Agus Salim, dan berkumpul di halaman masjid dan tempat-tempat yang dianggap aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua rumah yang rusak berada di RT 18 Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, yaitu milik Baharuddin yang tiang rumah tertanam rata dengan tanah, dan rumah milik Syahrudin Kabosi yang kondisinya rebah.
"Di RT 05 Kelurahan Juata Kerikil terdapat 4 rumah yang rusak dan mengalami longsor bagian dapur yaitu milik Agus, Sukidi, Supriyadi, dan Nurdin. Di RT 01 Kelurahan Juata Laut, satu rumah yang sementara dibangun milik Mujirin ambruk.
"Untuk korban jiwa nihil. BPBD masih melakukan pendataan," ucap Sutopo.
Foto: Suasana Tarakan pagi ini (Durio/pasangmata.com) |












































Foto: Suasana Tarakan pagi ini (Durio/pasangmata.com)