"Aktivitas warga pagi ini biasa, sempat ada getaran lagi tapi kecil," ucap salah seorang warga, Durio kepada detikcom, Senin (21/12/2015).
Rio mengatakan, pagi tadi jalanan di pusat Kota Tarakan sempat macet, karena akibat gempa besar itu beredar isu akan terjadi tsunami. Warga yang tinggal di pesisir pantai bergerak ke tengah kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata kabar air laut naik ke darat itu cuma isu," imbuhnya.
Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa besar tersebut. BMKG merilis gempa yang terjadi di Tarakan berkekuatan 6,1 skala richter. Titik gempa berada di 29 Km timur laut, Kota Tarakan, dengan kedalaman 10 Km di dasar laut.
Foto: Suasana di Tarakan pasca gempa (Durio/pasangmata.com) |












































Foto: Suasana di Tarakan pasca gempa (Durio/pasangmata.com)