Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti membenarkan adanya penangakapan ini. "Tersangka Sulaeman alias Leman terpaksa diberikan tembakan terukur karena berupaya melarikan diri dan melakukan perlawanan saat hendak dilakukan pengembangan," kata Krishna dalam keterangan kepada wartawan, Senin (21/12/2015).
Pada saat itu, polisi hendak mengembangkan kasus begal yang menembak Veronika di Rawalumbu, Kota Bekasi. Tersangka menunjukkan tempat persembunyian temannya yang lain di Cikupa, Kabupaten Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersangka bersama komplotannya, pada 8 April 2015 dini hari lalu hendak merampok motor di rumah Veronika (42) di Kampung Rawaroko RT 07 RW 01, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Korban dan suaminya, Muslimin (48) yang sedang tidur terbangun karena mendengar suara di depan rumahnya. Kedua korban kemudian melihat ke depan rumah dan ternyata 'tamu tak diundang' sedang mencoba mengambil motornya.
Para pelaku yang melihat korban kemudian mengeluarkan tembakan sebanyak 5 kali. Sebutir peluru menembus leher Veronika hingga tewas. Sementara suami Veronika, lehernya terserempet peluru pelaku.
(mei/bal)











































