Pantauan di lokasi, Minggu (20/12/2015), ratusan warga mengikuti acara tahlilan yang dipimpin tokoh agama setempat. Lantunan ayat-ayat suci al-quran dan doa-doa dibacakan untuk almarhum Kapten Dwi Cahyadi.
Istri almarhum tampak duduk menunggui peti jenazah yang berbalutkan bendera merah putih. Dia terlihat tak kuasa menahan sedih saat kerabat dan saudara mengucapkan belasungkawa dan memeluknya.
Foto: Suasana di dalam rumah duka (Edzan/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin sebelum berangkat ke Yogya, saya mengantar keberangkatan mereka dari Madiun. Saya ketemu keduanya Letkol Marda dan Kapten Dwi, sebagai atasan saya sampaikan agar terbang sesuai prosedur dan hati-hati," kata Irwan di rumah duka Kapten Pnb Dwi Cahyadi.
Kapten Pnb Dwi Cahyadi meninggalkan seoang istri dan 2 anak yang masih balita. Jenazah Kapten Pnb Dwi Cahyadi akan dimakamkan Senin (21/12) besok, di TMP Kusumanegara Yogyakarta.
Β (bal/miq)












































Foto: Suasana di dalam rumah duka (Edzan/detikcom)