Sementara seorang perempuan dan 2 anak-anak diamankan ke Kantor Polres Kota Mojokerto.
"Seorang perempuan dan dua anaknya kami lindungi di Mapolres," kata Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto di lokasi penyergapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan dan 2 anak-anak itu merupakan istri dari Indraji Idham Wijaya (28), asal Dusun Notog, Desa/Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Jengah. Itu sesuai dengan keterangan Ketua RT 2 RW 3 Lingkungan Balongcok, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari tempat sarang terduga teroris berada, Didik Hardi Santoso.
Indraji sendiri diketahui menyewa rumah No 78 milik dr Nurul itu sejak Mei 2015. Hanya saja baru ditempati oleh Indraji dan keluarganya pada Bulan Juli 2015. "Sehari-hari rumah itu digunakan untuk tempat terapi pijat," ujar Didik.
Penyergapan sarang terduga teroris itu dilakukan tim Densus 88 antiteror sekitar pukul 19.00 WIB. Menurut kesaksian warga, 3 orang pria dengan ditutup kepalanya digelandang oleh tim anti teror dan dibawa dengan 2 buah mobil. Selain itu, seorang perempuan dan 2 anak balita juga dibawa petugas. (rna/rna)











































