"Tidak ada bahan peledak," kata Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto AKP Maryoko, usai memimpin penggeledahan dan penyitaan barang bukti di rumah terduga teroris, Sabtu (19/12/2015) malam.
Sekitar pukul 22.34 WIB, petugas Satuan Reskrim Polres Kota Mojokerto menyita sejumlah barang bukti dari rumah terduga teroris itu. Barang bukti itu dikemas dengan beberapa kantong plastik warna merah. Tak jelas apa isi kantong plastik tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada dokumen identitas yang kami duga palsu dan juga buku-buku ajaran radikalisme," ujarnya singkat.
Saat ini, barang bukti yang disita petugas dibawa ke Kantor Polres Kota Mojokerto di Jalan Bhayangkara. Sementara rumah terduga teroris telah ditutup rapat dengan garis polisi terpasang mengitari rumah. Terdapat 2 anggota polisi yang menjaga lokasi penyergapan.
Tim Densus 88 anti teror menyergap sarang terduga teroris di Jalan Empunala No 78 Kota Mojokerto, Sabtu (19/12) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebanyak 6 orang diamankan tim anti teror itu. 3 orang pria dibawa petugas dengan kepala terturup. Sementara 3 lainnya merupakan seorang perempuan dan 2 anak-anak. (rna/rna)











































