Pulang Kerja, Rusmanto Ditembak Benda Mirip Air Softgun di Cibitung

Pulang Kerja, Rusmanto Ditembak Benda Mirip Air Softgun di Cibitung

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Sabtu, 19 Des 2015 23:02 WIB
Pulang Kerja, Rusmanto Ditembak Benda Mirip Air Softgun di Cibitung
Foto: Edi Wahyono
Bekasi - Rusmanto warga Desa Cibuntu menjadi korban penembakan menggunakan benda diduga air softgun di Cibitung. Beruntung, peluru benda itu hanya melukai pelipis kanan korban.

"Kejadian dini hari tadi di Jalan Jati Poncol Kampung Cibuntu, Cibitung, Kabupaten Bekasi. Korban diketahui bernama Rusmanto," ujar Kasubag Humas Polresta Kabupaten Bekasi, Iptu Makmur kepada detikcom, Sabtu (19/12/2015).

Makmur mengatakan pagi itu korban baru saja pulang dari tempat kerjanya. Saat melintas di jalan Jati Poncol, korban melewati dua orang yang tengah duduk di atas sepeda motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiba-tiba pelaku langsung menendang  pinggang hingga korban terjatuh. Kedua pelaku yang melarikan diri, langsung dikejar oleh korban," paparnya.

Aksi pengejaran Rusmanto berhasil menghentikan laju sepeda motor milik pelaku. Korban pun menanyakan maksud penendangan dirinya kepada kedua pelaku.

"Pelaku tanpa basa-basi langsung mengeluarkan benda mirip senjata airsoft gun, dan menembakan ke bagian kepala korban. Korban yang terjatuh langsung ditinggal kabur oleh kedua pelaku," paparnya.

Makmur mengatakan peristiwa itu disaksikan Samih pedagang di sekitar jalan itu. Korban pun langsung dibawa ke rumah sakit.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami luka lecet di bagian kepala sebelah kanan atas. Selanjutnya korban di bawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan," sambungnya.

Hasil pemeriksaan sementara korban tidak mengenali kedua pelaku. Motif penembakan sendiri masih misterius. Belum ada keterangan pasti pula benda yang digunakan itu apakah airsoft gun, air gun, atau senjata api.

"Kasus masih menyelidiki ditangani Polsek Cikarang Barat. Ciri-ciri pelaku sudah dikantongi anggota, saat ini masih dalam pendalaman Reskrim Polsek," pungkasnya.

(edo/dnu)


Berita Terkait