Belasan Warga Masih Bertahan di TMP Kalibata, Tunggu Kabar Positif

Belasan Warga Masih Bertahan di TMP Kalibata, Tunggu Kabar Positif

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sabtu, 19 Des 2015 21:55 WIB
Belasan Warga Masih Bertahan di TMP Kalibata, Tunggu Kabar Positif
Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Jakarta - Hujan deras, belasan Warga Zeni Mampang Prapatan yang masuk ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata hingga malam ini masih bertahan di pos satpam TMP Kalibata. Mereka masih mengupayakan keluhan mereka didengar oleh pejabat eksekutif di pemerintahan.

"Warga masih bertahan sambil menunggu kabar positif buat kami," ujar salah seorang warga, Roni di lokasi, TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (19/12/2015).

Koordinator warga bernama Mayor (Purn) Syamsudin sudah mengirim pesan singkat ke Menkopolhukam Luhut Pandjaitan. Mereka pun masih berharap Menkopolhukam bakal turun tangan agar rencana eksekusi pemukiman mereka tidak jadi dilakukan pada Minggu (20/12) dini hari nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nunggu tindak lanjut dari pak Luhut, katanya setelah turun dari pesawat akan menelepon Pangdam Jaya terkait kasus ini. Beberapa warga masih akan bertahan di TMP," sambungnya.

Hujan deras mengguyur TMP Kalibata malam ini. Puluhan warga yang sebelumnya berada di areal dalam makam kemudian bubar. Hanya saja, belasan warga masih bertahan di pos satpam TMP Kalibata.

Sementara itu, Kapolsek Pancoran, Kompol Aswin mengatakan sebagian warga sudah keluar dari kompleks makam.

"Sebagian warga sudah keluar karena hujan lebat," ujar Aswin di lokasi.

Pantauan detikcom sebagian warga masih bertahan di pos satpam untuk berteduh. Bahkan sebelumnya warga sempat menunaikan ibadah Salat Magrib areal pemakaman.

Warga Zeni Mampang tetap bertahan hingga perwakilan Kodam Jaya menemui mereka. Hal itu dilakukan agar warga bisa berunding sehingga rencana penggusuran Minggu (20/12) dini hari nanti urung dilakukan.

Warga yang berusaha membongkar makam pahlawan ini terancam digusur. Rumah mereka di Kompleks Zeni Mampang Prapatan rencananya bakal digusur Minggu (20/12) pukul 03.00 WIB dini hari nanti. Pihak Kodam Jaya-lah yang menurut mereka bakal menggusur hunian itu. Maksud mereka ke TMP Kalibata adalah untuk melancarkan protes penggusuran itu. Inti protes dan keluhan mereka, tentu saja tak ingin penggusuran itu terjadi.

(dnu/dnu)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads