Polisi: Sopir Metromini Mogok Cuma Ajak Rekannya Tak 'Narik'

Polisi: Sopir Metromini Mogok Cuma Ajak Rekannya Tak 'Narik'

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 19 Des 2015 18:18 WIB
Polisi: Sopir Metromini Mogok Cuma Ajak Rekannya Tak Narik
Terminal Blok M, Jaksel, Sabtu (19/12/2015). Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
Jakarta - Sembilan trayek Metromini di wilayah Jakarta Selatan mogok beroperasi hari ini. Sejumlah sopir dan kenek sempat menggelar aksi mengajak sopir lainnya ikut mogok.

"Awak angkutan Metromini yang berkumpul tidak melakukan unjuk rasa atau sweeping, mereka hanya mengimbau dan menginformasikan kepada para awak angkutan umun Metromini lainnya yang masih beroperasi untuk tidak mengangkut penumpang," ujar Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Ary Purwanto, Sabtu (19/12/2015).

Terminal Blok M Jaksel, Sabtu (19/12/2015) Ahmad Masaul Khoiri/detikcom


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada 30 orang sopir dan kenek Metromini dari trayek 69, 72, 610, 71, 74 yang ikut dalam aksi. Mereka berkumpul di pintu keluar Terminal Blok M.

"Awak Metromini yang berkumpul diimbau oleh anggota Intel Polres Jaksel dan Polsek Kebayoran Baru untuk membubarkan diri dan tidak memprovokasi kepada armada yang masih beroperasi dan untuk tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintasย  kemudian massa membubarkan diri," kata Kompol Ary.

"Mereka mogok dan tidak menarik penumpang. Rencananya besok mau demo," imbuhnya.

Terminal Blok M Jaksel, Sabtu (19/12/2015) Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom

Para pemilik dan sopir Metromini disebut akan kompak mogok massal pada Senin (21/12). Pemilik Metromini tak mau mobilnya diangkut petugas Dishub yang kini gencar merazia.

"Bisa dipastikan, Jakarta Timur, Selatan, semua rata-rata enggak ada yang jalan sekarang ini. Semua sudah merata," kata Dirut PT Metromini, Nofrialdi saat ditanyakan mengenai aksi mogok Metromini, Sabtu (19/12).

Terminal Blok M Jaksel, Sabtu (19/12/2015) Ahmad Masaul Khoiri/detikcom
(mei/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads