Buronan Perampok yang Bermodus Mengaku Polisi Ditangkap di Tangsel

Buronan Perampok yang Bermodus Mengaku Polisi Ditangkap di Tangsel

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 19 Des 2015 16:41 WIB
Buronan Perampok yang Bermodus Mengaku Polisi Ditangkap di Tangsel
Ilustrasi pencurian motor/Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Seorang pelaku perampokan bermodus mengaku sebagai polisi ditangkap tim Buser Polsek Panongan, Kabupaten Tangerang. Pelaku ternyata buronan yang kerap melakukan perampokan di Cikeusik, Pandeglang, Banten.

"Pelaku bersama 1 orang lainnya (DPO) melakukan perampasan motor di wilayah Panongan, Kabupaten Tangerang dengan modus mengaku-ngaku sebagai polisi," kata Kanit Reskrim Polsek Panongan Ipda Edy Sumantri kepada detikcom, Sabtu (19/12/2015).

Pelaku ditangkap di Buaran, Tangsel, hanya dalam tempo dua jam setelah melakukan perampokan pada Kamis (27/12) pukul 01.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tersangka bernama Ahdi (40) melakukan perampasan 1 unit motor Yamaha Jupiter Z bernopol B 6171 CIX milik korban bernama Edi di Jl Raya Cipari, Tangerang pada Kamis (17/12) dini hari lalu. Ahdi bersama kawannya menggunakan motor, lalu memepet korban yang sedang mengendarai motor.

"Kemudian pelaku menodong korban dengan senjata airsoft gun jenis FN sambil berkata "diam saya polisi"," ujar Edy.

Namun korban melawan dan memukul pelaku dengan helm. Pelaku kemudian menendang korban hingga terjatuh dari motor dan sejurus kemudian merampas motor korban.

"Korban berteriak dan kebetulan petugas Patroli Sabhara melintas dan menolong korban, kemudian petugas patroli menghubungi piket Reskrim yang sedang melakukan observasi wilayah," imbuh Edy.

Tim dipimpin Kanit Reslrim kemudian mengejar pelaku. Diketahui, pelaku kabur ke arah Tangerang Selatan. Tim pun mengejar pelaku ke Tangerang Selatan.

"Kemudian kami mendapat informasi bahwa pelaku ada di wilayah Desa Buaran, Tangsrl dan kami menuju ke lokasi untuk mengejar pelaku," sambungnya.

Di Buaran, Tangsel, petugas kembali menggali informasi. Berkat ciri-ciri pelaku yang diberikan korban, polisi akhirnya mengetahui keneradaan pelaku.

"Kami lakukan penyelidikan dengan cara menemui beberapa warga yang masih terjaga didapat info, baru saja ada 2 orang berjaket hitam masing-masing membawa motor Vario dan Jupiter Z" kata Edy.

Menurut informasi warga, pengendara Vario hanya berhenti sebentar di depan sebuah kontrakan. Sedangkan pengendara Jupiter Z, memasukkan motornya kedalam kontrakan bernomor 52.

"Kemudian kita intip ke dalam kontrakan tersebut, ternyata benar di dalam kontrakan terdapat motor milik korban yang dirampas pelaku," ujarnya.

Selanjutnya polisi menggerebek pelaku yang saat itu sedang tidur lelap. Dari pelaku, polisi menyita barang bukti 1 unit motor Yamaha Jupiter Z bernopol B 6171 CIX  dan sepucuk airsoft gun.

Setelah diinterogasi, pelaku ternyata pernah melakukan perampokan di wilayah Cikeusik, Pandeglang, Banten pada 18 November lalu, di mana seorang korban mengalami kerugian kalung emas seberat 60 gram dan uang tunai serta handphone milik korban.

"Tersangka ternyata DPO di wilayah Polres Pandeglang atas kasus perampokan," kata Edy.

(mei/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads