Saut Situmorang: Belum Tentu Saya yang Terbaik, Saya Harus Dikontrol

Saut Situmorang: Belum Tentu Saya yang Terbaik, Saya Harus Dikontrol

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sabtu, 19 Des 2015 10:34 WIB
Saut Situmorang: Belum Tentu Saya yang Terbaik, Saya Harus Dikontrol
Foto: Mindra Purnomo
Jakarta - DPR telah memilih 5 pimpinan KPK yang baru. Salah satu yang terpilih, Saut Situmorang meminta publik bisa mengawasi dirinya guna menjamin kinerjanya di KPK.

"Saya datang ke KPK bukan sendiri. Nggak ada jaminan KPK sekarang akan lebih baik dari sebelumnya. Makanya yang berubah harus paradigmanya. Makanya saya minta mari kita bersama-sama," ujar Saut dalam diskusi Polemik bertajuk 'KPK Jilid IV' di Waroeng Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (19/12/2015).

Menurut Saut, korupsi bisa terjadi di mana saja dan setiap sektor. Mulai dari paling bawah hingga akhir. Untuk itu fokusnya pada pencegahan korupsi disebut Saut bukan tanpa maksud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korupsi di PNS mulai dari Kasubdit sampai eselon I, penuh itu penjara (kalau ditangkap semua). Kalau kita lihat angka, KPK jilid I sampai III banyak sekali pencegahannya. Pak Bibit (Samad Rianto) luar biasa pencegahannya tapi nggak diangkat saja sama kalian," tuturnya.

Terlepas dari itu, Saut menyadari ada banyak pihak yang merasa dirinya tidak pantas untuk menggantikan Abrahama Samad dkk. Ia menyadari bahwa belum tentu dirinyalah yang paling terbaik dari semua Capim KPK.

"Mungkin Pansel sama Komisi III lagi gila aja pilih Saut. Dari 600-an itu belum tentu saya yang paling pintar, i'm sure of that. Saya belum tentu terbaik. Tjandra dikasih suara 0 saya nggak tahu kenapa. Saya tahu dia itu pinter, tapi nggak dikasih 1 suara pun. Berarti aku belum tentu yang terbaik. Tapi ini kan proses politik," ucap Saut.

"Makanya saya harus dikontrol, setiap orang bisa jadi setan. Transaparansi dan check of balance penting," lanjut pria yang lama bekerja di BIN itu.

Sementara itu Anggota Komisi III DPR, Dwi Ria Latifa, mengatakan pihaknya telah memilih yang paling baik dari yang terbaik. Untuk itu DPR menantikan bukti dari kinerja yang akan dilakukan 5 pimpinan KPK yang baru dalam pemberantasan korupsi.

"Berharap kontribusinya yang baik dan komitmennya. Kita semua berharap komisioner KPK yang sekarang bisa lebih baik. 5 tahun ke depan, itu yang akan menjadi bukti, apakah mereka sesuai," kata politisi PDIP tersebut.

Senada dengan rekannya di satu komisi, politis PKS Nasir Jamil menyebut bahwa sebenarnya semua yang dipilih DPR sudah sangat layak. Sebab mereka sudah melalui proses penyaringan pertama dari Pansel KPK.

"Saya anggap semua buah apel yang ranum, sudah bagus. Kami membayangkan semuanya sudah ready. Ibarat tutup mata semua sudah oke," tukasnya pada kesempatan yang sama. (ear/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads