Jadi Srikandi Pimpinan KY Pertama, Sukma Siap Tindak Hakim-hakim Nakal

Rivki - detikNews
Sabtu, 19 Des 2015 05:02 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Setelah sebelumnya dijabat kaum Adam, kini Komisi Yudisial (KY) punya srikandi di jajaran pimpinan. Dia adalah Sukma Violetta komisioner KY periode 2015-2020. Sebagai srikandi pertama komisioner KY, Sukma berjanji tidak akan segan-segan menindak hakim nakal.

Sebelum berkarier di KY, Sukma adalah anggota Komisi Kejaksaan dan juga ketua tim reformasi kejaksaan. Berbekal pengalaman itulah Sukma kini maju sebagai pimpinan KY yang bertugas untuk menjaga marwah dan martabat hakim.

"Meski saya wanita, saya merasa tidak ada yang berbeda. Bagi saya gender bukan masalah. Dulu saya di kejaksaan banyak sekali jaksa laki-laki, tapi kinerja saya di sana? anda bisa menilai sendiri," ucap Sukma usai acara pisah sambut komisioner KY, di Gedung KY, Jl Kramat Raya, Jakarta, Jumat (18/1/2015).

Sukma mengatakan, karena dirinya baru menjabat sebagai pimpinan KY, dia akan mempelajari SOP penanganan kasus di KY. Sukma juga tidak sungkan-sungkan untuk menimba ilmu dari para komisioner KY jilid I dan jilid II untuk membuat kinerjanya semakin maksimal.

Lanjut, dia menjelaskan, KY akan merekrut para investigator untuk membantu kinerja para pimpinan. Para investigator itu akan menyelidiki laporan masyarakat yang melaporkan hakim ke KY.

"Termasuk invetigator-investigator, kita juga akan bisa mengenai bagaimana melatih mereka menjadi investigator," ucapnya,

Sukma juga menyoroti kasus hakim-hakim di daerah yang kerap melakukan pelanggaran asusila. Menurut Sukma, seharusnya pelanggaran asusila tidak perlu terjadi di tingkat hakim, karena hakim adalah 'wakil tuhan'.

"Saya juga bingung, mengapa ada hakim selingkuh seperti itu, harusnya kalau dia sudah menjadi yang mulia tidak perlu ada kesalahan seperti itu. Pendidikan mereka itu tinggi. Tapi kita juga tidak hanya bicara sanksi, melainkan bagaimana mencegah agar kasus selingkuh ini tidak terjadi lagi," pungkasnya.

(rvk/Hbb)