Pantauan di Halte Harmoni, Jakarta Pusat, sekitar pukul 18.30 WIB, Jumat (18/12/2015), penumpang busway mengular untuk jurusan arah PGC dan Tomang. Antrean penumpang berdesak-desakan menunggu datangnya bus.
"Saya sudah nunggu sejam lebih belum datang juga," ungkap salah satu penumpang, Dini, di lokasi.
Foto: Elza Astari |
Antrean sungguh memprihatinkan. Pasalnya tak sedikit anak kecil yang ikut berdesakan bersama orangtua menunggu datangnya armada bus. Suasana pengap karena oksigen di ruang sempit yang diperebutkan banyak orang. Udara gerah karena halte itu seperti halte lainnya, tanpa pendingin udara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau arah Blok M (armada) banyak. Udah gitu bagus-bagus busnya. Kalau arah PGC busnya jelek terus dikit lagi," ujar penumpang lainnya, Agung, di lokasi yang sama.
"Udah biasa kalau hari Jumat. Pasti susah antre lama," lanjutnya.
Foto: Elza Astari |
Akhirnya sejumlah bus koridor lain diperbantukan untuk mengangkut penumpang arah PGC yang membeludak. Para penumpang berebut masuk dan petugas cukup kewalahan untuk mengaturnya. Sejumlah wanita terdengar menjerit karena terdesak-desak.
Hingga berita ini diturunkan, antrean terlihat masih tetap panjang. Pasalnya meski ada bus bantuan, calon penumpang lain terus berdatangan ke Halte Harmoni. Itulah wajah transportasi massal kita. (ear/Hbb)












































Foto: Elza Astari