"Pemprov nanti menggelar operasi yustisi, kita back up. Terutama pendatang tidak jelas, mungkin teroris dan lainnya. Leading sector di Pemda," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/12/2015).
Tito menambahkan rumah kos, rumah susun hingga apartemen akan menjadi sasaran operasi. Termasuk juga di tempat publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ancaman terorisme tetap kita antisipasi. Karena beberapa waktu lalu ada rencana aksi terorisme. Tapi kita sudah antisipasi kelompoknya," imbuhnya. (mei/slh)











































