Haji dan Umrah, Perjalanan Transformasi Menuju Pribadi yang Lebih Baik

Haji dan Umrah, Perjalanan Transformasi Menuju Pribadi yang Lebih Baik

Salmah Muslimah - detikNews
Jumat, 18 Des 2015 12:54 WIB
Haji dan Umrah, Perjalanan Transformasi Menuju Pribadi yang Lebih Baik
Foto: adv bni syariah
Jakarta - Perjalanan spiritual yang dilakukan oleh seseorang biasanya berdampak pada perubahan baik yang terjadi dalam diri. Salah satunya adalah perjalanan ibadah haji dan umrah bagi umat muslim.

Menjalankan ibadah haji dan umrah memberikan pengalaman spiritual bagi orang yang melaksanakan, jika dilakukan dengan benar dan niat yang ikhlas maka ibadah tersebut bisa menjadi sebuah transformasi untuk perbaikan diri. Seperti yang dikatakan oleh ustadz sekalipus pakar ekonomi syariah Syafi'i Antonio.

"Transformative journey, pulang haji dan umroh jadi pribadi yang lebih baik," ucap Syafi'i dalam diskusi Forum Kajian Hasanah BNI Syariah dengan tema "Umroh Hasanah Kita Berbuah" di Gedung Tempo Pavilion 1, Lantai 3, Jl. HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Hadir di acara itu Dirjen Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil, Sosilog Imam Prasodjo, penulis sekaligus pengusaha Ippho Santosa, President Director BNI Syariah Dinno Indiano dan jajaran direksi BNI Syariah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syafi'i Antonio (Foto: Abduh/deikcom)


Perjalanan haji dan umrah menjadi bagian penting dalam hidup seseorang yang sudah melaksanakannya. Sebab dalam perjalanan itu terdapat banyak pelajaran yang bisa diambil hikmahnya. Syafi'i mencontohkan misalnya saja ibadah Sa'i yakni berlari kecil sebanyak 7 kali dari Bukit Safa ke Bukit Marwah. Ada makna mendalam di Sa'i ini yang harus dipahami oleh setiap jemaah.

"Pemahamannya misal Sa'i dari Safa dulu baru Marwah. Safa itu kan artinya bersih lembut jadi harus ada niat yang jernih dimulai dari yang bersih dan 7 kali itu karena ada makna perjuangan. Nanti pas sampai di ujung itu marwah artinya kemenangan. Nah makna-makna ini kalau dimunculkan akan menjadi transformasi yang luar biasa," katanya.


Di kesempatan yang sama, Dirut BNI Syariah Dinno Indiano mengatakan para travel haji dan umrah serta perbankan yang bergerak di bidang pembiayaan umrah bisa memikirkan bagaimana agar pesan dan makna dari ibadah tersebut bisa dipahami oleh para jemaah. Sehingga saat dan sesudah umrah bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Dinno mencontohkan, misalnya BNI Syariah yang mulai awal tahun depan akan lebih fokus pada pembekalan para jemaah, baik itu sebelum, saat ataupun sesudah umrah.

"Mulai Januari kita sudah mikir semua travel yang berhubungan sama kita. Program kita lagi pikiran misalnya buku saku yang benar bukan hanya sekedar isinya doa-doa saja, tapi ditulis dengan baik makna dari hal-hal yang dilakukan misalnya soal ihram" ucap Dinno.

"Kalau ditulis dengan baik kan bisa catatan dia, oh benar loh makna pakaian ihram itu begini. Kalau kita nggak paham dengan baik, berangkat ke sana hanya siapin fisik, mentalnya disiapin nggak.ย  Kita lagi pikirin itu, danย  berharap itu menjadi hal positif," tambahnya.

Presdir BNI Syariah Dinno Indiano (Foto: Abduh/detikcom)


(slm/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads