Tukar Guling Novanto dengan Ade Komarudin Selepas Mundur dari Ketua DPR

Tukar Guling Novanto dengan Ade Komarudin Selepas Mundur dari Ketua DPR

Dhani Irawan - detikNews
Jumat, 18 Des 2015 06:47 WIB
Tukar Guling Novanto dengan Ade Komarudin Selepas Mundur dari Ketua DPR
Foto: Zaki Alfaraby
Jakarta - Ternyata Setya Novanto masih tetap berjaya di DPR. Partai Golkar memberinya posisi strategis sebagai Ketua Fraksi Golkar di Senayan.

"Jadi tukar tempat. Pengganti Ade di Fraksi Golkar di DPR adalah Setnov," ucap sekretaris Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo di Bakrie Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2015) malam.

Bambang mengatakan hal tersebut usai mengikuti rapat pimpinan terbatas Partai Golkar versi Munas Bali bersama dengan Aburizal Bakrie (Ical), Idrus Marham, Fadel Muhammad, Ade Komarudin, Titiek Soeharto dan Setya Novanto. Ical sendiri menyebut keputusan mengganti Novanto dengan Ade Komarudin akan diusulkan ke pimpinan fraksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti akan diumumkan oleh pimpinan fraksi. Bukan dari pimpinan DPP. Memang sudah satu nama dan sudah diputuskan bahwa Ade Komarudin yang kami usulkan ke pimpinan fraksi," ucap Ical di tempat yang sama.

Menurut Ical, Ade telah malang melintang di dunia perpolitikan dan mengemban amanah di posisi strategis. Ade sendiri tak bicara banyak mengenai 'tukar guling' posisinya dengan Novanto sebelum nantinya resmi dilakukan.

"Saya baru diputuskan oleh Ketum dan baru ketemu Pak Novanto di sana dan belum bicara banyak hal. Kalau sudah ada keputusan, kita akan bicara lebih lanjut," kata Ade diplomatis.

Tak beda jauh, Novanto sendiri juga menjawab diplomatis. Dia mengaku akan mempelajari dahulu posisi barunya sebagai Ketua Fraksi Golkar.

"Saya pelajari dulu. Saya duduk dulu. Rapat. Pelajari dulu. Saya berusaha yang terbaik," kata Novanto.

Keputusan partai berlambang pohon beringin itu sendiri tentunya sangat mengejutkan. Mayoritas anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bahkan menyebut Novanto melakukan pelanggaran sedang hingga berat, tapi kenyataannya Novanto masih bisa memegang posisi strategis di DPR. (dhn/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini