Sidak Pertamina Temukan 2 Tempat Penimbunan BBM
Jumat, 04 Mar 2005 17:56 WIB
Jakarta - Pertamina bekerja sama dengan Polda Metro Jaya menemukan 2 tempat penimbunan BBM. Kedua tempat itu juga diindikasikan untuk kegiatan pengoplosan BBM. Penemuan tempat penimbunan BBM itu setelah Pertamina dan Polda Metro melakukan sidak. Kedua tempat itu berlokasi di Jl. Sarang Bangau, Marunda, Jakarta Utara dan Jl. Cempaka, Jati Sampurna, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (4/3/2005). Ketua Tim Sosialasi BBM Departemen ESDM Hadi Prasetyo melihat ada indikasi kedua tempat itu digunakan untuk kegiatan pengoplosan. Namun, hal itu masih belum terbukti. "Masih diperiksa polisi. Yang pasti, kita temukan penimbunan minyak tanah murni bersubsidi di tempat yang tidak semestinya, karena ini bukan agen atau pengecer," ujarnya. Di Marunda, rombongan sidak menemukan 23 drum minyak tanah murni atau setara dengan 1 tangki di halaman yang berada di samping areal PT Bina Samsurya. Izin yang dimiliki PT Bina Samsursa adalah pengumpul pelumas bekas. Direktur Pelaksana PT Bina Samsurnya Asman Samosir terlihat terkejut melihat kedatangan rombongan sidak. Ia mengaku tidak mengetahui soal keberadaan minyak tanah murni itu. "Saya tidak tahu apa-apa. Saya baru datang kesini, 23 drum bukan milik saya. Saya mengirim oli bekas ke WGI Cibitung. Disini tidak ada pengoplosan. Saya beroperasi sejak 1994," tandasnya. Namun, polisi tetap meminta KTP dan akan meminta keterangan Samosir. Polisi memasang police line di tempat penemuan minyak tanah itu. Sidak dilanjutkan ke Cibubur. Di tempat itu, rombongan sidak menemukan 30 ton minyak hitam (marine fuel oil). Dari pantauan detikcom, tempat itu telah dibersihkan sebelumnya. Saat rombongan sidak tiba di lokasi sudah tidak ada orang. Padahal menurut seorang warga, sebelumnya ada beberapa orang di tempat itu. General Manager Unit Pemasaran III Pertamina Candra Putra Kelana mengungkapkan pihaknya sering melakukan sidak. Hal itu mengacu kepada Inpres 3/2005 dimana presiden meminta kepada menteri terkait untuk mengamankan, memantau dan mengendalikan pasokan BBM pasca kenaikan harga. "Kita sebenarnya sudah sering melakukan sidak dengan Polda ke tempat yang diindikasikan Pertamina mengadakan penimbunan dan pengoplosan," jelasnya.
(rif/)











































