Untuk lebih mengetahui apa itu sate maranggi, sebanyak 20 orang dari 30 UKM asal Malaysia berkunjung ke Purwakarta. MerekaΒ diterima dengan baik oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di Balai Nagri, Komplek Kantor Bupati Purwakarta.
"Silakan. Selamat datang di Balai Nagri, Purwakarta, sampurasun!," kata Bupati Dedi Mulyadi saat menyambut ke-30 orang asal Malaysia sambil memakaikan ikat kepala ke para tamunya di Balai Nagri, Kompleks Kantor Bupati Purwakarta, Jl Ahmad Yani, Purwakarta, Kamis (17/12/2015).
Suasana pertemuan (Yudhistira AS/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencananya juga setelah nanti pembukaan di Washington DC, kita akan buka sate maranggi Purwakarta di Selangor, Malaysia. Tinggal diurus perizinannya saja," tutur Dedi.
Kemudian pertemuan diakhiri dengan jamuan makan yang menyuguhkan sate maranggi. Di akhir jamuan makan, Dedi menambahkan bahwa potensi yang dimiliki oleh Purwakarta sangat besar di bidang UMKM.
"Di bidang UMKM, daerah pinggir kota ada pengembangan gerabah keramik. Di pusat kota sedang disiapkan wisata pendidikan didukung empat museum tematik fasilitas digital," ujar Dedi.
Sedangkan Roy menambahkan bahwa dirinya dan juga rombongan UMKM Malaysia sangat ingin berkeliling Purwakarta. "Saya berminat untuk keliling dan melihat langsung kota Purwakarta. Melihat berbagai sektor yang bisa kita terapkan juga di Selangor," ungkap Roy.
Dalam kesempatan ini, Dedi juga memberikan cinderamata berupa patung wayang golek. Serta beberapa album berisi lagu-lagu ciptaannya. (yds/hri)












































Suasana pertemuan (Yudhistira AS/detikcom)